mainan (klik untuk memberi makan)

Senin, 11 Oktober 2010

Praktikum Linux I



LAPORAN PRAKTIKUM
LINUX


Disusun oleh:
Danar Prasetya Herlambang
123080122

Assisten/Coass
I Putu Jistha. M

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UPN “VETERAN” YOGYAKARTA
2010
Bab I
Dasar Teori
Linux merupakan sebuah system operasi yang berbasis Open Source1, nama linux sudah tidak asing lagi di kalangan pengguna Internet dan komunitas mahasiswa yang senang mecoba hal – hal yang baru, baik berupa software maupun suatu system jaringan. Linux pertama kali ditemukan oleh Linus Trovald2 dari Universitas Helsinki pada tahun 1991 dan berkembang dengan pesat melalui
Internet. Linux mempunyai sifat yang multi user dan multi tasking, yang dapat berjalan di berbagai platform termasuk prosesor Intel 386 maupun yang lebih tinggi. Sistem operasi ini mengimplementasikan standar POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell.

Sistem Operasi Linux/UNIX terdiri dari kernel, program sistem dan beberapa program aplikasi. Kernel merupakan inti dari sistem operasi yang mengatur penggunaan memori, piranti masukan dan keluaran, prosesproses, pemakaian file pada file system dan lain-lain. Kernel juga menyediakan sekumpulan layanan yang digunakan untuk mengakses kernel yang disebut system call3. System call ini digunakan untuk mengimplementasikan berbagai layanan yang dibutuhkan oleh sistem operasi.









Bab II
Kelebihan dan kekurangan linux serta windows

Kelebihan Linux
  1. Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka (open source). Sehingga tidak perlu biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux, gratis.
  2. Linux mudah digunakan.
  3. Keamanan. Hampir semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dsb. Hal ini, hampir tidak terjadi pada Linux. Linux sejak awal didesain multi-user, sehingga bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain. Beberapa orang berpendapat bahwa Linux lebih aman karena jumlah penggunanya lebih sedikit dibanding Windows, namun anggapan itu tidaklah tepat.
  4. Linux relatif stabil. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX sangat dikenal stabil berjalan tanpa henti. Linux, yang merupakan varian dari UNIX, juga mewarisi kestabilan ini. Jarang ditemui, komputer yang tiba-tiba hang dan harus menekan tombol Ctrl-Alt-Del atau Restart untuk mengakhiri kejadian tersebut.
  5. Linux mempunyai kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty). Perangkat keras yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik di atas Linux. Selain itu, tidak pernah ditemui dokumen-dokumen yang lebih baru tidak dapat dibaca pada Linux versi yang lebih lama.
  6. Dukungan komunitas yang beragam dan menyebar di seluruh dunia.
  7. Linux selain gratis untuk digunakan, gratis pula untuk dimodifikasi dan didistribusikan ulang. Bahkan kita dapat mengembangkan distro kita sendiri.
  8. Beragam pilihan. Hal ini bisa menjadi kelebihan maupun kekurangan. Banyak distro bermunculan, contoh yang populer seperti Ubuntu, Debian, RedHat, openSuSe, Fedora, Mandriva (Mandrake), dsb. Keanekaragaman ini memberi kita banyak pilihan sesuai dengan kebutuhan masing-masing, namun di satu sisi hal ini juga akan membingungkan calon pengguna Linux.
  9. Linux membutuhkan resource yang lebih kecil dari Windows, sehingga cocok untuk komputer dengan spesifikasi minimal. Selain itu hampir semua distro populer menyediakan versi 32 bit maupun 64 bit.
  10. Linux dapat berjalan dalam dua mode, modus teks dan modus GUI namun pada umumnya modus teks (terminal) ini lah yang menjadi kekuatan Linux. Modus GUI sendiri memiliki banyak pilhan desktop environment-nya seperti KDE, Gnome, BlackBox, XFCE.


Kekurangan Linux:
  1. Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih ‘Windows minded’, takut untuk beralih dari Windows.
  2. Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux.
  3. Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.
  4. Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux), maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat untuk menjadi administrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus belajar.
  5. Aplikasi-aplikasi di Linux belum seampuh aplikasi di Windows.
  6. Struktur direktori dan hak-akses yang membingungkan bagi yang sudah terbiasa dengan Windows dan belum mengenal UNIX/Linux sama sekali.
Kelebihan Windows
  1. User friendly dibandingkan dengan sistem operasi yang lain
  2. Instalasi software masih mudah dibandingkan dengan instalasi di sistem operasi yang lain
  3. Banyak software berbasis Windows
  4. Dukungan driver yang lebih banyak
  5. Banyak orang pakai Windows sehingga banyak perusahan membuat aplikasinya menggunakan dasar Windows. Ada beberapa aplikasi yang hanya ada di Windows dan tidak di OS yang lainnya. Bahkan beberapa aplikasi vital dunia kerja.
  6. Karena systemnya sudah dishare untuk bisa dikembangkan (bukan di open lho), maka semakin mudah siapa saja membuat software untuk dijalankan di Mircosoft Windows. Terutama dunia usaha yang membutuhkan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhannya.
  7. Perkembangan paling cepat dibanding software lainnya karena banyak perusahaan software yang konsisten menciptakan kemajuan pada sistem operasi Windows.
  8. Banyak gratisan GPL dan Freeware ditawarkan untuk Windows.
  9. Kalau ada masalah mudah menyelesaikannya sebab hampir semua orang bisa, dan mencari ahlinya juga tidak sulit disekitar kita. 
 Kekurangan Windows
  1. Harga licensi mahal 
  2. Komunitas terlalu sedikit, karena bersifat closed-source
  3. Banyaknya virus yang sering menyerang Windows
  4. Sistem keamanan yang masih dibilang kurang
  5. Sistem yang kurang stabil 





Bab III
Tugas
Langkah – langkah menginstal linux :
1.      Booting linux kemudian tidak lama akan muncul pilihan penggunaan bahasa seperti yang tampak pada gambar dibawah. Pilihlah bahasa sesuai dengan yang Anda inginkan. Selama proses installasi bahasa pengantar yang digunakan menggunakan bahasa yang Anda pilih.

2.      Kemudian akan muncul menu pilihan penggunaan CD Ubuntu. Pilih menu "Try Ubuntu without any change to you computer". Pilihan ini akan memberikan kesempatan kepada Anda untuk melihat lebih jauh antarmuka desktop Ubuntu tanpa harus menginstalnya ke dalam komputer.

3.      Tunggulah beberapa saat hingga proses loading selesai dilakukan. Setelah itu akan muncul tampilan utama desktop Ubuntu. Pada tahap ini, Anda bisa melihat-lihat antarmuka dan navigasi yang ada pada Ubuntu.

4.      Untuk melanjutkan klik icon install yang ada di Desktop. Tampilan yang pertama kali muncul setelah itu adalah pilihan bahasa. Silahkan pilih sesuai dengan keinginan Anda. Setelah itu klik tombol Forward.


5.      Selanjutnya adalah pemilihan Region dan City. Saya memilih Asia pada bagian Region dan Jakarta pada bagian City. Kemudian tekan tombol forward.

6.      Bagian selanjutnya adalah menu layout Keyboard. Untuk bagian ini bisa langsung dilanjutkan tanpa perlu melakukan konfigurasi apapun. Untuk melanjutkan tekan tombol Forward.


7.      Setelah itu akan muncul tampilan persiapan pembuatan partisi. Ini adalah bagian terpenting dari keseluruhan proses installasi. Pada bagian ini terdapat tiga menu pilihan yaitu:
1.Use the entire disk
2.Use the largest continous free space
3.Specify partitions manually (advenced)
8.      Pada bagian awal kita telah menyiapkan sebuah partisi sebesar 4GB yang akan kita gunakan untuk menginstal Ubuntu. Untuk itu kita bisa memilih menu yang ketiga yaitu "Specify partitions manually (advenced)" dan dilanjutkan dengan menekan tombol Forward.
9.      Setelah itu akan muncul menu list partisi yang ada pada hardisk kita. Pada bagian ini terlihat partisi untuk Windows XP (drive c) ada pada /dev/sda1 yang bertipe ntfs. Sedangkan bagian /dev/sda5 adalah tempat penyimpanan data dalam Windwos XP (drive d). Oleh karena itu kita tidak perlu merubah konfigurasi apapun pada dua bagian ini. Partisi yang sudah disipapkan untuk Ubuntu ada pada bagian /dev/sda6. Pilih /dev/sda6 dan klik delete partitions.
10.  Hal ini untuk memecah partisi tersebut menjadi dua yaitu system dan swap. Setelah itu /dev/sda6 akan hilang dan yang ada hanya bagian "free Space". Klik dua kali pada bagian Free Space ini dan lihat pada bagian "New partitions size in megabytes". Dari total space yang tersedia (pada komputer penulis saat ini ada 4137) kita sisakan 1000 mb untuk bagian partisi swap yang nantinya akan kita buat.

11.  Untuk bagian Location for the new partition pilih Beginning. Untuk bagian Use as pilih Ext journaling file system. Dan untuk bagian mount point pilih tanda "/" kemudian tekan OK dan tunggu proses scaning

12.  Ulangi untuk klik dua kali pada bagian free space. Pilih bagian swap area pada bagian Use as dan langsung tekan OK. Tunggu hingga beberapa saat sehingga muncul menu list partisi yang baru. Setelah semacamnya sudah dipastikan benar tekan Forward.
13.  Setelah itu akan muncul bagian pengisian nama, password dan nama komputer. Isikan sesuai dengan kebutuhan Anda


14.  . Setelah semuanya diisi lanjutkan dengan menekan tombol Forward.
15.  Setelah itu akan muncul menu migrasi dokumen dan setting dari sistem operasi Windows XP. Kita bisa melanjutkan bagian ini dengan menekan Forward.
16.  Setelah itu akan muncul konfirmasi proses install. Untuk konfirmasi klik tombol Install. Setelah itu proses installasi segera dimulai tunggulah hingga beberapa saat.

17.  Kemudian akan muncul pesan meminta sistem untuk direstart. Setelah menekan pilihan "Restart Now" pastikan cd Ubuntu sudah dikeluarkan dari CD/DVD-ROOM Drive.

18.  Proses installasi sudah selesai. Kini tiap kali booting akan ada pilihan menu untuk masuk ke dalam sistem operasi Ubuntu atau Windows XP. Tekan enter untuk langsung masuk ke dalam Ubuntu.

Tidak ada komentar: